Posted by: yullyshelsa | December 26, 2009

MELIRIK KEGIATAN KKG MATEMATIKA SD se-KOTA PADANG PANJANG

Padang Panjang terletak 70 km dari kota Padang, kota yang kecil ini dijuluki dengan kota pendidikan, karena di kota inilah dipercayakan SMA Unggul se-Sumatera Barat. Bukan itu saja, untuk guru mata pelajaran matematika SD, pemerintah kota ini mengambil Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) yang berasal dari jurusan S1 Matematika Kependidikan, dengan demikian Padang Panjang merupakan daerah satu-satunya yang mengambil pegawai untuk jurusan matematika dari S1, biasanya daerah-daerah lain mengambil dari jurusan S1/D2 PGSD. Pada tahun 2008 diterima sebanyak 31 guru matematika untuk 30 SD di kota padang Panjang dari berbagai lulusan S1 di Universitas maupun Sekolah Tinggi yang ada di Sumbar. Begitu banyak terobosan-terobosan baru yang selalu dilakukan oleh pemerintah Padang Panjang, agar image “Kota Pendidikan” tidak berpindah ke daerah lain, salah satunya selalu diadakan kegiatan rutin untuk KKG Matematika SD setiap hari Kamis. Kepedulian pemerintah dinas pendidikan ini terbukti dengan memberikan berbagai fasilitas dan uang saku bagi guru.


Banyak pengalaman dari kunjungan penulis di KKG Matematika SD kota Padang Panjang ini, yang dilaksanakan di SD 01 Pasa Usang pada hari Kamis tanggal 13 Desember 2009, selain unik karena semua guru-gurunya masih muda dan energik, kesempatan ini penulis gunakan untuk memperkenalkan PMRI dan berdiskusi mengenai contoh-contoh alat peraga, materi, trik-trik, strategi dengan mengimplementasikan PMRI. Penulis semakin semangat, karena ada beberapa guru yang telah mengetahui tentang PMRI, melalui diskusi kami saling tukar pikiran, banyak juga pengalaman-pengalaman yang dibicarakan sehingga menjadi pelajaran bagi penulis sendiri. Ada beberapa catatan penting yang penulis dapatkan, antara lain:

· Materi yang paling sulit menurut beberapa guru pada mata pelajaran matematika di SD adalah tentang materi “Perkalian,” kemudian penulis bersama guru-guru melakukan diskusi bahwa dengan menanamkan konsep yaitu perkalian itu adalah penjumlahan yang berulang, konsep ini bisa menggunakan media seperi kotak telur, atau jualan. Jika siswa bisa dan paham bahwa perkalian itu adalah penjumlahan berulang, maka siswa tidak akan merasa sulit lagi materi perkalian itu.

· Kesadaran siswa dalam mengerjakan PR sangat kurang.

Dari kegiatan ini, penulis sarankan menggunakan “kontrak belajar,” yaitu kesepakatan antara siswa dengan guru, kontrak belajar ini biasanya dilakukan diawal semester, pada kontrak ini guru bersama siswa membuat semacam perjanjian sehingga menjadikan pembelajaran dapat berlangsung dengan baik. Berikut contoh yang penulis perlihatkan kepada guru-guru KKG matematika SD Padang Panjang:

Kontrak Belajar ini adalah milik kelas 2C MIN 2 Palembang, dimana merupakan sekolah PMRI di kota Palembang sebagai tempat observasi bagi penulis. Mustika SPd sebagai wali kelas mencobakan kontrak belajar ini pada awal semester, menurut beliau kelas yang diajarnya menjadi lebih tenang, karena adanya kesepakatan antara guru dengan siswa.

Dari diskusi, ada beberapa guru telah mencobakan trik kontrak belajar ini, namun sayang masih saja siswa melanggar dan tidak membuat PR lagi. Kemudian penulis menyarankan agar guru tersebut dalam sebulan atau tiga bulan sekali menukar point-point kesepakatan agar lebih menantang dan baru, sehingga siswa tidak bosan dan jera terhadap hukuman yang diberikan. Dalam kontrak Belajar tidak hanya hukuman saja yang bisa disepakati, bisa juga dengan pemberian hadiah (reward) bagi siswa yang sungguh dan rajin belajar.

· Guru-guru peserta KKG matematika SD se-Kota Padang Panjang menanyakan tentang ada atau tidaknya program-program baru dari PMRI, khususnya PMRI Sumbar memberikan workshop maupun seminar mengenai Implementasi PMRI ke Kota Padang Panjang. Untuk point ketiga ini akan penulis bicarakan terlebih dahulu kepada ketua P4MRIUNP selaku penanggung jawab PMRI untuk provinsi Sumatera Barat.

· Selama dua jam penulis berdiskusi dengan guru-guru peserta KKG ini, penulis mempunyai kesimpulan bahwa kota Padang Panjang ini sangat cocok untuk menerapkan PMRI lebih lanjut karena guru-gurunya yang begitu antusias dan semangat. Hal positif lainnya adalah karena guru-guru di sini mengajar pada kelas 1 sampai kelas 6, seperti guru bidang studi. Biasanya di sekolah-sekolah lain menggunakan sistim wali kelas, dimana seorang guru mengajar semua pelajaran di kelas yang sama, sehingga pembelajaran matematika kurang optimal, karena beban guru sangat banyak yaitu mengajar semua pelajaran. Jadi ada beberapa guru yang mengajar matematika dari kelas 1-4, mengajar matematika untuk kelas 2,3,dan 5, dan lain-lainnya. Kemudian sebagian guru sudah mengenal PMRI, hanya dengan melakukan berbagai workshop sehingga mengasah kembali kemampuan guru dalam mengajarkan matematika dengan PMRI, penulis yakin guru-guru matematika SD se-Kota Padang Panjang akan menerapkan PMRI dengan sebaik mungkin.

· Ada satu catatan penting, ternyata banyak juga guru matematika ini sangat kewalahan menghadapi anak-anak sekolah dasar karena dengan latar belakang pendidikan S1 yang dipersiapkan untuk mengajar di SMP dan SMA sehingga kurang terbiasa menghadapi anak-anak kecil. Jadi penulis menyarankan perlu adanya kurikulum khusus bagi guru-guru yang akan mengajar matematika SD.

Demikianlah, sedikit coretan “Melirik kegiatan KKG matematika SD di Padang Panjang, kegiatan sekaligus menjadi tempat reunian bagi penulis karena banyak sahabat-sahabat kuliah dulu yang mengajar di kota ini. “Tetap semangat sahabat-sahabatku. Hidup Guru Indonesia.”

Advertisements

Responses

  1. makasih atas saran yang telah diberikan. kalau bisa semua yang pernah kami pesankan kemaren tolong di tindak lanjuti demi kamajuan pendidikan terutama penguasaan matematika anak-anak kita (SD)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: