Posted by: yullyshelsa | December 28, 2009

MENGUNJUNGI SEKOLAH PMRI (Bagian 4)

SD SABBIHISMA PADANG


Upaya peningkatan kualitas pendidikan matematika di Indonesia dilakukan dengan berbagai cara, khususnya provinsi Sumatera Barat melalui program P4MRI UNP yang selalu berbenah agar mencapai pendidikan yang lebih bermutu. Seiring dengan penerapan PMRI di Sumbar, maka SD Sabbihisma Padang merupakan sekolah terakhir dari empat sekolah yang penulis kunjungi. Suasana sederhana dan islami yang bakal pertama kita rasakan ketika mengunjungi sekolah ini.


Tapi, siapa sangka begitu banyak prestasi-prestasi yang dicetak melalui siswa-siswanya, antara lain juara olimpiade matematika sekota Padang. Dosen Pendamping untuk sekolah ini langsung dibimbing oleh Prof. Dr. H. Ahmad Fauzan M.Pd.M.Sc selaku ketua tim P4MRI UNP. Salah satu guru yang penulis wawancarai adalah Eko Dewi Retno S.PdI, mengajar di kelas 1 A, beliau menyampaikan bahwa: “Menggunakan PMRI, kelas saya lebih antusias, semangat dan hasilnya dapat kita rasakan dalam jangka yang lebih lama, contohnya pada materi perkalian, jika kita gunakan PMRI melalui sedotan atau lidi diharapkan siswa paham jika konsep perkalian itu adalah penjumlahan yang berulang, begitu juga dengan konsep pembagian adalah pengurangan yang berkurang. Seandainya di kelas 2 dan 3 siswa paham, maka akan mudah mengajar matematika di kelas 4, 5 dan 6. Meskipun demikian saya juga kewalahan mengajar karena terbatasnya waktu karena materi matematika itu banyak.” Hal ini memang benar, karena SutartoHadi dalam buku Pendidikan Matematika Realistik menyatakan bahwa PMRI adalah teori yang menjanjikan dalam reformasi pendidikan matematika di Indonesia. Jadi, proses belajar matematika harus ditekankan pada konsep yang dikenal siswa. Setiap siswa mempunyai seperangkat pengetahuan yang telah dimilikinya sebagai akibat dari interaksi dengan lingkungan atau proses belajar sebelumnya. Setelah siswa terlibat dalam proses pembelajaran yang bermakna, siswa tersebut akan mengembangkan lebih lanjut pengetahuan tersebut ke tingkat yang lebih tinggi.



Ada yang menarik dari guru jebolan STAI Padang ini, beliau membuat soal-soal sendiri, sehingga siswanya jarang menggunakan buku paket yang ada di perpustakaan. Hal ini sangat bagus, apalagi mengajar di kelas 1, siswa terbiasa dengan menulis dan dikte. Buk Dewi sapaan akrabnya sangat antusias untuk mengembangkan PMRI di SD Sabbihisma, karena hasilnya cukup menjanjikan seperti seringnya siswa SD Sabbihisma menang dalam berbagai ajang pertandingan maupun olimpiade. Hal ini didukung dengan kegiatan KKG sekolah setiap hari Jumat, kegiatan ini dijadikan sebagai sarana untuk berdiskusi mengenai permasalahan seputar pembelajaran. Walaupun demikian beliau tetap berharap selalu diadakan inovasi baru berupa seminar-seminar tentang PMRI, merupakan penambahan ilmu bagi guru-guru yang ada di SD Sabbhisma ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: