Posted by: yullyshelsa | October 25, 2010

Standar Guru PMRI

Melalui diskusi di kelas IMPOME UNSRI, penulis beserta mahasiswa lain berdiskusi dengan Prof. Dr. H. Zulkardi, M.I.Komp, M.Sc, seorang ahli PMRI mengenai standar PMRI terhadap guru, dosen, bahan ajar dan lain-lainnya. Berdasarkan majalah PMRI edisi April 2009 kami berdiskusi  dan kesempatan ini penulis gunakan mendiskusikan beberapa pertanyaan dari teman-teman guru di Sumatera Barat. Salah satu pertanyaan dari Lathifah, SPd yang mengajar di SD 01 Pasa Usang Padang Panjang, guru tersebut pernah menanyakan bahwa: “Bagaimana cara sekolah kami bisa bergabung dengan sekolah PMRI?” Pada awalnya penulis berpendapat bahwa PMRI adalah untuk semua sekolah-sekolah yang ada di Indonesia, ternyata setelah didiskusikan dengan Pak Zul, (sapaan akrab dosen kami_red), sekolah bisa bergabung  dengan sekolah PMRI jika guru,  pembelajaran di kelas dan bahan ajar memenuhi standar yang telah dirumuskan oleh TIM PMRI dari masing-masing LPTK di Indonesia. Jadi, guru-guru yang sekolahnya ingin bergabung dengan PMRI, perlu mengetahui dan diharapkan dapat memenuhi standar guru, standar pembelajaran dan standar bahan ajar sesuai dengan karakteristik dan prinsip dari PMRI.

Menurut Zulkardi, Scope of  the standards in PMRI is:

School related University related
People Teacher Lecturer
Activities Lesson Workshop
Institutions School Local PMRI center
Other Lesson materials
Assessment

(A decade of PMRI in Indonesia)

Standar PMRI  yang telah ditetapkan oleh TIM PMRI:

Standar Guru PMRI

  1. Guru memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai tentang matematika dan PMRI serta dapat menerapkannya dalam pembelajaran matematika untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.
  2. Guru memfasilitasi siswa dalam berpikir , berdiskusi, dan bernegosiasi untuk mendorong inisiatif  dan kretivitas siswa.
  3. Guru mendampingi dan mendorong siswa agar berani mengungkapkan gagasan dan menemukan strategi pemecahan masalah menurut mereka sendiri.
  4. Guru mengelola kelas sedemikian sehingga mendorong siswa bekerjasama dan berdiskusi dalam rangka pengkonstruksian  pengetahuan siswa.
  5. Guru bersama siswa menyarikan fakta, konsep, dan prinsip matematika melalui proses refleksi dan konfirmasi

Langkah-langkah untuk memenuhi standar ini, guru harus terlebih dahulu paham bagaimana matematika dan PMRI, guru bisa memulai dengan memperhatikan alam sekitar baik dari lingkungan, kebiasaan, tradisi, keunikan daerah, khususnya daerah Sumatera Barat. Semua yang ada di alam ini, bisa dijadikan konteks, karena menurut Fruedenthal dalam Ariyadi (2008) : ”The idea of mathematics as a human activity. Mathematics must be connected to reality through situations.” Nach, disinilah tantangan bagi seorang guru bagaimana memfasilitasi siswa dalam berpikir agar dapat menemukan strategi pemecahan masalah menurut siswa sendiri, tidak lain melalui bentuk soal, bentuk pertanyaan di kelas, buatlah pertanyaan yang dapat membentuk pola pikir kreatif siswa. Ayoo, bagi guru-guru mulailah untuk peka terhadap fakta, konsep dan prinsip matematika dan kaitkanlah dengan konteks yang ada. Selamat mencoba???

Standar Pembelajaran PMRI

  1. Pembelajaran dapat memenuhi tuntutan ketercapaian standar kompetensi dalam kurikulum.
  2. Pembelajaran diawali dengan masalah realistik sehingga siswa termotivasi dan terbantu belajar matematika.
  3. Pembelajaran memberi kesempatan pada siswa mengeksplorasi  masalah yang diberikan guru dan berdiskusi sehingga siswa dapat saling belajar dalam rangka pengkonstruksian pengetahuan
  4. Pembelajaran mengaitkan berbagai konsep matematika untuk membuat pembelajaran lebih bermakna dan membentuk pengetahuan yang utuh.
  5. Pembelajaran diakhiri dengan refleksi dan konfirmasi untuk menyarikan fakta, konsep, dan prinsip matematika yang telah dipelajari dan dilanjutkan dengan latihan untuk memperkuat pemahaman

Standar Bahan Ajar PMRI

  1. Bahan ajar yang disusun sesuai dengan kurikulum yang berlaku
  2. Bahan ajar menggunakan permasalahan realistik untuk memotivasi siswa dan membantu siswa belajar matematika.
  3. Bahan ajar memuat berbagai konsep matematika yang saling terkait sehingga siswa memperoleh pengetahuan matematika yang bermakna dan utuh.
  4. Bahan ajar memuat materi pengayaan yang mengakomodasi perbedaan cara dan kemampuan berpikir siswa.
  5. Bahan ajar dirumuskan/disajikan sedemikian sehingga mendorong/memotivasi siswa berpikir kritis, kreatif dan inovatif, serta berinteraksi dalam belajar.

Karakteristik PMRI

  1. Penggunaan konteks dalam eksplorasi fenomenologis
  2. Penggunaan model untuk mengkonstruksi konsep (matematisasi horizontal dan vertikal)
  3. Penggunaan kreasi dan kontribusi siswa
  4. Sifat aktif dan interaktif dalam proses pembelajaran
  5. Kesalingterkaitan antara aspek-aspek atau unit matematika (interwinement)
  6. Ciri-ciri khas alam dan budaya Indonesia

Prinsip PMRI

  1. Penemuan terbimbing dan matematisasi berkelajutan
  2. Fenomenologi didaktik

Tidak hanya standar guru yang menjadi scope dari standar PMRI, tidak lain adalah dosen. Karena di tingkat Universitas PMRI mesti lebih dikembangkan, misalkan pada Universitas yang bekerjasama dengan LPTK, alumni dari universitas itu akan mengajar dibeberapa  sekolah nantinya, jika dosen sudah mengimplementasikan PMRI di kelas, dengan sendirinya mahasiswa sudah terbiasa dengan pembelajaran dengan menggunakan Prinsip dan Karakteristik PMRI.

Standar Dosen PMRI

  1. Dosen menggunakan prinsip-prinsip PMRI dalam proses perkuliahan sehingga mahasiswa mengalami dan mengenal PMRI
  2. Dosen mendorong mahasiswauntuk berinteraksi dalam proses pembelajaran sebagai cerminan prinsip PMRI.
  3. Dosen mengamati pembelajaran matematika di sekolah untuk mengumpulkan data dan informasi yang berguna untuk merancang perkuliahan dan penelitian
  4. Dosen membantu guru dalam penerapan PMRI disekolah.
  5. Dosen melaksanakan penelitian dan menghasilkan publikasi tentang PMRI.

Standar Lokakarya PMRI

  1. Kegiatan Lokakarya berorientasi pada proses yang memudahkan peserta memahami konsep PMRI, dan pada produk yang dapat digunakan dalam pembelajaran.
  2. Lokakarya memfasilitasi peserta berpartisipasi aktif dalam membangun pengetahuan dan keterampilan mereka, terkait dengan prinsip PMRI.
  3. Materi lokakarya disesuaikan dengan tuntutan kurikulum, kondisi internal dan eksternal sekolah, dengan tetap memperhatikan prinsip PMRI, untuk meningkatkan adaptabilitas PMRI di sekolah.
  4. Selama lokakarya peserta melakukan refleksi tentang kaitan antara aktivitas yang dilakukan, konsep matematikanya dan landasan teoritik PMRI.
  5. Lokakarya memberdayakan dan menumbuhkan kepercayaan diri peserta tentang PMRI sehingga dapat menerapkannya secara konsisten di sekolah.

Standar Pusat Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (P4MRI):

  1. P4MRI sebagai wadah bagi dosen, guru, dan mahasiswa untuk melakukan penelitian dan pengembangan PMRI.
  2. P4MRI merupakan pusat informasi dan tempat konsultasi yang menarik yangmenyediakan informasi tentang buku, bahan ajar, media pembelajaran, abenda pelatihan, jurnal, majalah, dan video.
  3. P4MRI merupakan pusat pelatihan yang mengelola dan melaksanakan pelatihan PMRI yang menarik baik dalam proses maupun isi pelatihan.
  4. P4MRI merupakan pusat komunikasi dengan sekolah, LPTK setempat, P4MRI lain dan IP-PMRI.
  5. P4MRI adalah organisasi yang memiliki legalitas berdasarkan SK Rektor, mempunyai ruangan dan staf.

Mengenai standar ini, penulis sempat menanyakan kepada ketua TIM PMRI Sumatera Barat, yaitu Prof.Dr.H Ahmad Fauzan, MPd, MSc, bahwa lembaga manakah yang menjamin atau meninjau sekolah jika sudah memenuhi standar yang telah ditetapkan. Melalui pesan singkat beliau menyatakan: “I think the function of the standards at the moment is not qualification, but for guiedlines. Every school can join PMRI then try to reach the standards.”

Dengan demikian jelaslah bahwa Standar PMRI ini dibuat bukan sebagai kualifikasi, namun sebagai pedoman. Setiap sekolah bisa bergabung dengan PMRI kemudian mencoba untuk memenuhi standar yang telah ditetap.

Ayo……bergabunglah dengan PMRI……..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: