Standar PMRI

Mengingat semakin meluasnya penerapan PMRI dan semakin banyaknya sekolah-sekolah dan universitas yang ikut serta dalam PMRI, maka tim PMRI menyadari semakin sulit untuk memantau secara langsung pelaksanaannya. Oleh karena itu tim PMRI merumuskan suatu standar PMRI untuk menjamin mutu PMRI.

Berikut Standar PMRI yang telah ditetapkan
Standar Guru PMRI

  1. Guru memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai tentang matematika dan PMRI serta dapat menerapkannya dalam pembelajaran matematika untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif
  2. Guru memfasilitasi siswa dalam berpikir, berdiskusi, dan bernegoisasi untuk mendorong inisiatif dan kreatifitas siswa.
  3. Guru mendampingi dan mendorong siswa agar berani mengungkapkan gagasan dan menemukan strategi pemecahan masalah menuruh mereka sendiri
  4. Guru mengelola kelas sedemikian sehingga mendorong siswa bekerja sama dan berdiskusi dalam rangka pengkonstruksian pengetahuan siswa
  5. Guru bersama siswa menyarikan fakta, konsep, dan prinsip matematika melalui proses refleksi dan konfirmasi

Standar Pembelajaran PMRI

  1. Pembelajaran dapat memenuhi tuntutan ketercapaian standar kompetensi dalam kurikulum
  2. Pembelajaran diawali dengan masalah realistik sehingga siswa termotivasi dan terbantu belajar matematika
  3. Pembelajaran memberi kesempatan pada siswa mengeksplorasi masalah yang diberikan guru dan berdiskusi sehingga siswa dapat saling belajar dalam rangka pengkonstruksian pengetahuan
  4. Pembelajaran mengaitkan berbagai konsep matematika untuk membuat pembelajaran lebih bermakna dan membentuk pengetahuan yang utuh.
  5. Pembelajaran diakhiri dengan refleksi dan konfirmasi untuk menyarikan fakta, konsep, dan prinsip matematika yang telah dipelajari dan dilanjutkan dengan latihan untuk memperkuat pemahaman

Standar Bahan Ajar PMRI

  1. Bahan ajar yang disusun sesuai dengan kurikulum yang berlaku
  2. Bahan ajar menggunakan permasalahan realistik untuk memotivasi siswa dan membantu siswa belajar matematika
  3. Bahan ajar memuat berbagai konsep matematika yang saling terkait sehingga siswa memperoleh pengetahuan matematika yang bermakn dan utuh
  4. Bahan ajar memuat materi pengayaan yang mengakomodasi perbedaan cara dan kemampuan berpikir siswa
  5. Bahan ajar dirumuskan/disajikan sedemikian sehingga mendorong/memotivasi siswa berpikir kritis, kreatif dan inovatif, serta berinteraksi dalam belajar.

Standar Dosen PMRI

  1. Dosen menggunakan prinsip-prinsip PMRI dalam proses perkuliahan sehingga mahasiswa mangalami dan mengenal PMRI
  2. Dosen mendorong mahasiswa untuk berinteraksi dalam proses pembelajaran sebagai cerminan proses PMRI
  3. Dosen mengamati pembelajaran matematika di sekolah untuk mengumpulkan data dan informasi yang brguna untuk merancang perkuliahan dan penelitian
  4. Dosen membantu guru dalam penerapan PMRI di sekolah
  5. Dosen melaksanakan penelitian dan menghasilkan publikasi tentang PMRI

Standar lokakarya PMRI

  1. Kegiatan lokakarya berorientasi pada proses dan produk yang memudahkan mereka memahami konsep PMRI dan dapat digunakan di sekolah.
  2. Lokakarya memfasilitasi peserta dalam mengalami sendiri aktivitas terkait karateristik PMRI untuk membangun pengetahuan dan keterampilan mereka.
  3. Materi lokakarya disesuaikan dengan tuntutan kurikulum, praktik yang berlangsung di sekolah dan situasi ideal untuk meningkatkan adaptabilitas PMRI di sekolah.
  4. Selama lokakarya peserta melakukan refleksi tentang kaitan antara aktivitas yang dikerjakan dan konsep matematikanya.
  5. Lokakarya memberdayakan dan menumbuhkan kepercayaan diri peserta tentang PMRI sehingga dapat menerapkannya secara konsisten di sekolah.

Prinsip PMRI

  1. Penemuan terbimbing dan matematisasi berkelanjutan
  2. Fenomenologi didaktik

Karakteristik PMRI

  1. Penggunaan konteks dalam eksplorasi fenomenologis
  2. Penggunaan model untuk mengkonstruksi konsep (matematisasi horizontal dan vertikal)
  3. Penggunaan kreasi dan kontribusi siswa
  4. Sifat aktif dan interaktif dalam proses pembelajaran
  5. Kesalingketerkaitan antara aspek-aspek atau unit-unit matematika (intertwinement)
  6. Ciri-ciri khas alam dan budaya Indonesia
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: